Makanan Adalah Benih Perbuatan
Berhati-hatilah dengan makanan yang kita makan.
Makanan yang kita makan sangat besar pengaruhnya terhadap amal perbuatan kita.
Makanan yang kita makan akan turut membentuk, sifat, karakter dan kepribadian kita.
Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang halal akan menyebabkan seseorang mempunyai sifat dan prilaku yang baik, serta terbiasa melakukan perbuatan yang baik.
Sedangkan kebaikan dapat menghantarkan seseorang ke syurga.
Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang haram, akan menyebabkan seseorang mempunyai sifat dan karakter yang buruk, serta terbiasa melakukan keburukan.
Sedangkan keburukan bisa menghantarkan seseorang ke neraka.
Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang meragukan (subhat) akan menyebabkan kegelisahan, jiwa tidak tenang dan perasaan was-was.
Sedangkan was-was berasal dari syetan. Sementara syetan selalu mengajak kepada kejahatan.
Dan kejahatan dapat mengantarkan seseorang ke neraka.
Karena itu kita menjadi faham mengapa الله memerintahkan kita untuk selalu makan makanan yang halal.
يآايهاالناس كلواممافي الأرض حللا طيبا ولا تتبعوا خطوات الشيطان انه لكم عدومبين
"Wahai sekalian manusia. Makankah dari (makanan) yang halal dan yang baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syetan. Sungguh syetan itu musuh yang nyata bagimu.
(QS Al Baqarah: 168).
Maka, pastikan diri kita senantiasa mengkonsumsi makanan yang halal.
Tinggalkan segala sesuatu yang haram, demikian pula yang subhat atau meragukan.
"Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang subhat, yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barang siapa yang takut terhadap yang subhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan barang siapa tejerumus ke dalam perkara subhat maka dia akan terjerumus ke dalam perkara yang diharamkan."
(HR. Bukhari & Muslim).
#Pelajaran dari hadits keenam, Kitab Arbain An Nawawi.
No comments:
Post a Comment