Assalamu'alaykum saudara/i di
jalan Allah.
Unggah Ungguh / Sopan Santun Yg
Muda kepada yg Tua
_________________________
Masih teringat dulu nasehat dari
mbak/nenek dan juga orang tua :"
Le, karo wong sing luwi tuwo kuwi
kudu nduwe unggah-ungguh. Yen
mlaku neng ngarep wong sing
luwih tua yo ngomong Nuwun
sewu. Yen arep matur karo sing
luwih tuo yo nuwun sewu, sing
apik ngomonge, ojo wani nggetak-
nggetak, opo maneh nyeneni.
Senadyan awakmu luwih sugih,
luwih linuwih ilmumu, ojo
ndadekne wani lan kumowani."
Artinya : Nak, kalau dengan orang
yg lebh tua itu, harus punya sopan
santun.Kalau lewat bilang permisi.
Kalau berrbicara juga permisi, yg
baik bicaranya, jangan
membentak-bentak, apalagi
memarahi. Walau kamu lebih kaya,
lebih berilmu, jangan berani dan
kurang ajar.
Pepeling/pesan ini selalu melekat
dalam hati, dan alhamdulillah selalu
berusaha menjalankan dengan
sebaik-baiknya.
Ajaran Jawa ini ternyata bukan
hanya budaya Jawa/budaya Timur
saja, ternyata Islampun mengatur
adab/unggah-ungguh/sopan
santun anak muda kepada yg tua.
Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam telah mewanti-wanti
ummatnya akan pentingnya adab
ini :
"Bukanlah termasuk golongan kami
orang yang tidak menyayangi
orang muda diantara kami, dan
tidak mengetahui kemuliaan orang-
orang yang tua diantara kami" (HR.
At-Tirmidzy dari Abdullah bin 'Amr
radhiyallahu 'anhu)
Imam At-Tirmidzy rahimahullah
berkata:
"Berkata sebagian ulama bahwa
makna sabda Nabi shallallahu
'alaihi wasallam "Bukan termasuk
golonganku" adalah "Bukan
termasuk sunnah kami, bukan
termasuk adab kami" (Sunan At
Tirimidzi)
Hadist di atas dengan jelas
memberikan pengertian kepada kita
tentang keutamaan menghormati
orang tua atau orang yang lebih tua
daripada kita, menghormati mereka
adalah termasuk sunnah Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam, dan
orang yang tidak menghormati
mereka berarti tidak mengikuti
sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa
sallam dalam masalah ini.
Demikian pula Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda:
"Jibril shallallahu 'alaihi wasallam
telah menyuruhku untuk
mendahulukan orang-orang yang
lebih tua" (HR. Ahmad)
"Sesungguhnya termasuk
mengagungkan Allah adalah
menghormati orang muslim yang
sudah tua" (HR. Abu Dawud, dari
Abu Musa Al Asy'ary radhiyallahu
'anhu)
Beberapa kisah menghormati orang
yg lebih tua
1. Berkata Samurah bin Jundub
radhiyallahu 'anhu:
"Sungguh aku dahulu di zaman
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam adalah seorang anak, dan
aku telah menghafal (hadist-
hadist) dari beliau, dan tidaklah
menghalangiku untuk
mengucapkannya kecuali karena
disana ada orang-orang yang lebih
tua daripada diriku" (Diriwayatkan
oleh Imam Muslim dalam
Shahihnya)
2. Malik bin Mighwal rahimahullah
berkata:
"Dahulu aku berjalan bersama
Thalhah bin Musharrif, sampailah
kami ke sebuah jalan sempit, maka
beliaupun mendahuluiku, seraya
berkata kepadaku: Seandainya aku
mengetahui bahwa engkau lebih
tua satu hari daripada aku niscaya
aku tidak akan
mendahuluimu" (Diriwayatkan oleh
Al-Khathiib Al Baghdaady dalam Al
Jaami' li Akhlaaqi Ar Raawii wa
Aadaabi As Saami')
3. Ya'qub bin Sufyan rahimahullah
bercerita:
"Telah sampai kepadaku kabar
bahwa Al Hasan dan Ali, anaknya
Shalih, adalah dua anak yang
kembar; Al Hasan lahir sebelum Ali.
Tidaklah Al Hasan dan Ali duduk
bersama di sebuah majelis kecuali
Ali duduk lebih rendah daripada Al
Hasan; dan tidaklah Ali berbicara
ketika Al Hasan berbicara apabila
keduanya berada dalam satu
majelis" (Diriwayatkan oleh Al-
Khathiib Al Baghdaady dalam Al
Jaami' li Akhlaaqi Ar Raawii wa
Aadaabi As Saami')
Diantara contoh adab yang patut
diamalkan terhadap orang yang
lebih tua:
1. Menempatkannya di tempat yang
layak ketika di sebuah majelis.
2. Tidak membentak, meledek dan
melawan bila dinasehati
3. Menyambut kedatangannya
dengan ucapan yang baik.
4. Berusaha tidak duduk di tempat
yang lebih tinggi daripada tempat
duduknya.
5. Tidak menyelonjorkan kaki di
hadapannya.
6. Mendengarkan apabila beliau
sedang berbicara.
7. Tidak memotong ucapannya
ketika sedang berbicara.
8. Memanggilnya dengan panggilan
yang terhormat yang sesuai dengan
kedudukan beliau seperti bapak,
ustadz, dokter, professor, mas,
mbah dan lain-lain.
9. Mendahulukannya ketika makan,
minum dan lain-lain.
10.Lebih dahulu mengucap salam,
menyapa, dan berjabat tangan.
Semoga kita bisa mengamalkan
adab ini, sehingga terjadi
keharmonisan dalam komunikasi
dan indahnya dalam berinteraksi
diantara sesama manusia.
Tidak akan kita temukan lagi
ungkapan : Bocah kok ora nduwe
udel. Pecicilan, ora nduwe unggah
ungguh...
Nuwuuuun sewuuuuuu menawi
wonten klenta klentunipun ...Mohon
maaf bila ada kesalahan
Monday, June 10, 2013
~~*~~ Sopan Santun ~~*~~ oleh : Ustadz Herman Budianto (Dompet Dhuafa Republika)
Tuesday, May 14, 2013
~~~> Tak seteguh mentari <~~~
:::;; bantu aku melupakanmu, jika
memang kau tak ingin
denganku :::::
kau menjauhiku seperti malam
yang berlalu
harapan yang kau tawarkan seperti
mimpi yang hilang dlm wkt
semalam
janji yang kau ikrarkan tak seteguh
janji mentari
aku hanya mampu tetap setia disini
meski kau tak ubahnya pelaut yang
singgah dalam sekejap
di pelabuhan hati ini
aku sudah terbiasa tersakiti......
Sunday, May 5, 2013
~~*~~ Biar ini Suratan ~~*~~
Masih,,,debar malu di awal kita
bertemu. Tersipu dihadapan
keluargaku. Rona syukurku yang
terlukis dalam bulir bening dipipi.
Menjaga marwah kita hindari
khalwat. Kupasrahkan dan aku
ridho menjadi bagianmu. Ku
hempas semua luka, kusajikan rona
suka untuk kau bahagia. Jabat erat
tanganmu dgn waliku, menegaskan
kau siap menjadi imanku, kau siap
menjadi dahan ku berpegang kala
topan menerpa. Aku menjadikanmu
rajaku.
Itu dulu......
Topan itu telah mematahkan
dahanku.....
Badai itu telah menghancurkan
bahteraku.....
Kau hempaskan aku dalam rasa
yang tercabik menjadi perca.....
Tanpa permisi dan tanpa beban
kau buang.....
Kemana rasa yang dulu kau bawa,
kelembutan yang kau sajikan di
depan orang tua....
ﻳﺎ ﺍﻟﻠﻪ ......
Ujian harta_Mu melenakan
imamku,,,
Cabaran wanita memalingkan dia
dariku,,,
Kejauhanku menjadi amunisinya,,,
Meletakkan ku pada tempat
bersalah...
ﻳﺎ ﺭﺑﻲ .....
Tunjukkan jalan untuk nya.
*untuk seseorang yg telah
menjatuhkan airmataku*
~~*~~ Titik tempat_Q ~~*~~
Suatu ketika Dia mengantarkanku pada titik baja, kuat, pantang menyerah. Berusaha meridhokan diri pada semua cabaran yang Dia beri. Memperjuangkan hak sampai titik lelah yang kusamarkan meskipun nyata kurasakan.
Suatu ketika kubalut jiwaku dengan jiwa Asiyah (istri Fir'aun) tabah dalam semua sikap suaminya. Yakinku aku mampu, melakukannya.
Pada garda lain, aku jelmakan diri menjadi Zainab binti Muhammad SAW, membela suami tercintanya, walaupun begitu menentang ayahandanya. Aku membela suamiku dihadapan keluargaku. Bagiku dia Imam dunia akhiratku. Kulakukan segalanya demi keutuhan rumah tanggaku.
Berat memang ketika perjuangan itu hnya aku seorang yg mempertahankan.
Manusia hanya mampu berusaha, sedangkan Allaah lah Maha Penentunya.
Aku menyadari betapa tak sempurnanya diri ini, aku memahami betapa tak berdaya nya diri tanpa Kasih_ Nya.
Aku hanya seorang hamba yang berusaha menjalankan perintah_Nya dan mematuhi Rosul_Nya.
Berkorban demi keutuhan rumah tanggaku, menjadikan suamiku no 1. Yaa Allaah,,,,,,kenapa Kau dekatkan aku dengan perbuatan halal yang Kau benci. Jika hendak Kau pisahkan kami, kenapa Kau pertemukan m Kau satukan kami dalam tali suci.
Aku malu pada pengetahuanku, aku malu pada Mu...
Jika dulu Kau membawaku pada titik terkuat, saat ini Kau menempatkanku pada titik terlemahku.
Yaa Robb,,,,,
Kuatkan aku menyimpan ini dari mereka yang tak mengetahui,,,
Biaskan senyumku meski qolbu tersayat perih n sakit tiada peri,,,
Ridhokan aku menjalani ini hanya bersama_Mu.
Monday, April 29, 2013
~~*~~ LEMBARAN BARU ~~*~~
1. Membahagiakan orang tuaku & diriku sendiri
2. Memperbaiki kwalitas ibadahku
3. Menjadi volunteer yang Lillah ( Lebih ikhlas karena Allah)
4. Membantu anak yatim dengan sedekah
5. Membangun rumah tangga yang sakinah, melahirkan anak2 sholeh & sholehah
6. Menabung mengumpulkan dana semoga dapat membawa serta Ibu umroh ke Baitullah
Thursday, April 18, 2013
~*~*~ ALLAAH MAHA ADIL ~*~*~
Tak pernah aku sesali dengan segala yg
pernah terjadi, aku memnang harus sadari
setiap pertemuan kan tercipta
perpisahan.... Setiap kebahagiaan kan
terselip kedukaan.... Aku hanya bisa
menjalani titah-NYA. Setiap yg terjadi
telah di gariskan-NYA, yang ku alami
adalah terbaik dari-NYA...Sabar dan
Ikhlas akan menjadi bagian dari hidup
ku... Kekecewaan tak kan merubah segala
yang telah ku lewati. Allah Maha Adil itu
yag ada di benak ku, tiada satu pun yg
mudhorot yg telah dia berikan padaku..
Kasih sayang,cinta,kerinduan juga
penantian yang semuanya terjawab oleh
waktu... Segala gundahku telah terjawab
dgn keadilan Sang Penguasa Alam....
Sang Pemberi Kenikmatan..
Ahh....... aku tak kan kecewa karna
kembali aku akan ingat bahwa Allah
menyayangiku, Dia berikan semuanya
untuk ku.... Akan aku nikmati derita ini,
akan aku penuhi jiwa dgn Asma NYA.
Kesenangan dunia hampir membuat aku
terpedaya.... Aku tak kan berhenti di sini...
Hidup akan terus berjalan dan kasih
sayang Allah jauh lebih besar dari
segalanya bahkan dari kasih sayang
bunda ku sendiri...
Allah Maha Adil...peringatan itu segera
hadir sebelum aku masuk ke dalam
perangkap terlalu dalam. Aku syukuri ini...
""ALHAMDULILLAH"" Ya Allah Kau Maha
Adil dan Begitu Pemurah.... Jangan
tinggal kan aku Ya Robbi setelah aku
dapat dekat kan jiwa ini dengan MU...
Friday, March 22, 2013
********* Hajar Aswat & Mekkah *********
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa
kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi.
Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah
penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama
kalinya melakukan perjalanan ke luar
angkasa dan mengambil gambar planet
Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata
menggantung di area yang sangat gelap,
siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa
planet Bumi itu mengeluarkan semacam
radiasi, secara resmi mereka
mengumumkannya di Internet, tetapi
sayang nya 21 hari kemudian website
tersebut raib yang sepertinya ada alasan
tersembunyi dibalik penghapusan website
tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut,
ternyata radiasi tersebut berpusat di kota
Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang
mengejutkan adalah radiasi tersebut
bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini
terbuktikan ketika mereka mengambil foto
planet Mars, radiasi tersebut masih
berlanjut terus. Para peneliti Muslim
mempercayai bahwa radiasi ini memiliki
karakteristik dan menghubungkan antara
Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di
alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan
kutub selatan, ada suatu area yang
bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya
adalah apabila kita mengeluarkan kompas
di area tersebut, maka jarum kompas
tersebut tidak akan bergerak sama sekali
karena daya tarik yang sama besarnya
antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di
Mekah, maka ia akan hidup lebih lama,
lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi
oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh
sebab itu lah ketika kita mengelilingi
Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-
charged ulang oleh suatu energi misterius
dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan
secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa
batu Hajar Aswad merupakan batu tertua
di dunia dan juga bisa mengambang di
air. Di sebuah musium di negara Inggris,
ada tiga buah potongan batu tersebut
( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga
mengatakan bahwa bongkahan batu-batu
tersebut bukan berasal dari sistem tata
surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah
SAW bersabda :
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga,
warnanya lebih putih daripada susu, dan
dosa-dosa anak cucu Adamlah yang
menjadikannya hitam.”
Setelah posting ini booming dikalangan
pembaca, ternyata bayak pembaca yang
meragukan keaslian posting ini, dikira asal
posting, dan lain-lain. Padahal fakta ini
sudah lama ada.
Taken from:
http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/
22/misteri-batu-hajar-aswad-yang-m
enggegerkan-nasa/